Rangkuman Materi Bahasa Indonesia

GAGASAN POKOK DAN GAGASAN PENJELAS

Gagasan pokok adalah ide pokok yang menjiwai isi paragraf atau pokok persoalan yang dipentingkan dalam paragraf tersebut.
Gagasan pokok dituangkan dalam kalimat utama.
Kalimat utama dimulai dari huruf kapital awal kalimat sampai tanda titik sedangkan gagasan pokok merupakan inti dari kalimat utama. Jadi kalimat utama lebih panjang daripada gagasan pokok.
Gagasan penjelas adalah gagasan yang menjelaskan gagasan pokok. Gagasan penjelas dituangkan dalam kalimat penjelas. Kalimat penjelas lebih panjang dari gagasan penjelas karena gagasan penjelas merupakan inti dari kalimat penjelas.
Paragraf yang baik hanya memiliki satu gagasan pokok dan beberapa pikiran penjelas.

MENENTUKAN IDE POKOK DAN PIKIRAN PENJELAS

Narkoba kini benar-benar sudah mewabah, bahkan lambat laun akan merusak moral generasi muda. Maraknya pengguna narkoba tidak hanya terjadi di kalangan para preman tetapi sudah menjalar kepada masyarakat umum, bahkan kini sudah mulai masuk dalam dunia pendidikan. Anehnya, kebanyakan pengguna narkoba adalah para mahasiswa yang memiliki wawasan luas. Hal ini membuktikan bahwa moral generasi muda sudah mengalami kemunduran. Sebagai generasi muda dan sekaligus kaum cendekiawan seharusnya mahasiswa menjadi barisan terdepan dalam memberantas penyakit tersebut. Akan tetapi, justru dia sendiri menjadi pemakai, bahkan menjadi pengedar. Kalau sudah begini, masa depan bangsalah menjadi taruhannya.

JENIS PARAGRAF

1. Paragraf deduktif

Paragraf yang letak kalimat utama di awal paragraf

2. Paragraf induktif

Paragraf yang letak kalimat utama di akhir paragraf

3. Paragraf deduktif-induktif

Paragraf yang letak kalimat utamanya di awal dan dipertegas pada akhir paragraf

4. Paragraf tanpa kalimat utama

Paragraf yang pikiran utamanya tidak dituangkan dalam bentuk kalimat utama tetapi berdasarkan hubungan antara kalimat dalam paragraf itu. Biasanya paragraf ini berbentuk karangan deskripsi atau narasi.

CONTOH PARAGRAF DEDUKTIF

Sejak dimasyarakatkan “Aku cinta produk dalam negeri” muncullah produk-produk dalam negeri yang berkualitas. Pemasarannya tidak hanya terbatas di dalam negeri. Mobil-mobil dalam negeri sudah dipesan oleh beberapa negara tetangga. Pakaian dalam negeri memasuki pasaran Amerika, Eropa, dan Asia. Masayarakat Indonesia mulai menyenangi barang-barang bermerek “buatan Indonesia.”
Keributan ayam berkeruyuk bersahutan-sahutan mengendur. Kian lama kian berkurang. Akhirnya tinggal satu-satu saja terdengar kokok yang nyaring. Ayam-ayam itu mulai turun dari kandangnya pergi ke ladang dan pelataran. Dengung dan raung lalu lintas jalan raya kembali menggila seperti kemarin. Raung klakson mobil dan desis kereta api bergema-gema menerobos ke relung-relung rumah di sepanjang jalan. Itulah suasana pagi yang kualami sehari-hari.

CONTOH PARAGRAF DEDUKTIF-INDUKTIF

Berteman ialah saling memberi dan menerima. Ada saatnya kita memberi dan suatu saat kita juga menerima. Ketika teman kita membutuhkan pertolongan, kita segera memberikan pertolongan. Sebaliknya, ketika kita mendapatkan kesusahan, maka teman kita pun memberikan bantuan untuk meringankan kesusahan itu. Dengan kata lain, berteman itu harus saling memberi dan menerima.

CONTOH PARAGRAF TANPA KALIMAT UTAMA

Hamparan sawah membentang luas. Padi menguning menunduk berayun-ayun, meliuk-liuk ditiup angin lembah, berombak-ombak bagai samudera. Dangau-dangau berpencaran. Bocah-bocah bertepuk sorak dengan suara nyaring mengusir kawanan parkit yang berpesta pora memakan bulir-bulir padi. Bukit yang membujur bagaikan raksasa tidur membatas di kejauhan berselimut mega seputih kapas menambah asri pemandangan.
Memorandum adalah salah satu bentuk laporan yang berisi saran, nota, atau catatan pendek yang biasanya digunakan dalam bagian-bagian organisasi, antara atasan dengan bawahan dalam hubungan kerja.

MENULIS INFORMASI DARI HASIL WAWANCARA

Untuk memperoleh informasi hasil wawancara kita dapat mengajukan pertanyaan dengan 5W 1H kepada narasumber.

Narasumber : orang yang diwawancarai, terdiri atas:
Informan : orang yang ahli di bidang tertentu

Responden : orang yang dimintai informasi/keterangan tetapi bukan ahlinya

Kegiatan Belajar Mengajar
Menjawab pertanyaan
Mencari pokok informasi
Menulis hasil wawancara ke dalam kalimat singkat

MENYAMPAIKAN ISI WAWANCARA KEPADA ORANG LAIN

Menyampaikan isi wawancara berarti menyampaikan kembali gagasan-gagasan yang disampaikan oleh narasumber kepada orang lain.
Agar isi wawancara dapat tersampaikan kepada orang lain perlu diperhatikan:
Gunakan kalimat yang sederhana
Sampaikan pokok-pokok pikiran hasil wawancara
Sura harus dapat didengar dengan jelas.
BERTELEPON DENGAN SANTUN
Tujuan menelpon adalah untuk berbicara dengan seseorang di seberang sana. Orang yang mengangkat pesawat telepon belum tentu orang yang kita carai.
Oleh karena itu, kita harus bersikap netral dan memakai bahasa Indonesia ragam baku

ETIKA BERTELEPON

Kalimat pertama yang diucapkan pada waktu kita menelepon atau menerima telepon hendaknya menggunakan ragam bahasa baku.
Tidak perlu menanyakan siapa yang mengangkat telepon, seperti: “Siapa ini ?” karena terasa tidak sopan.
Menyampaikan keperluannya kepada orang yang dituju, misalnya:
Bisa bicara dengan Santi ?
Santi ada ?
Menanyakan keperluan penelepon, misalnya : Maaf, mau bicara dengan siapa ?
Menghubungkan si penelepon dengan orang yang dituju.
Berbicara seperlunya, tidak berbelit-belit.
KESALAHAN UMUM BERTELEPON
Tidak menjawab pertanyaan penelepon, tetapi langsung memanggil orang yang dicari.
Menanggapi pertanyaan penelepon, tetapi menanyakan hal yang tidak perlu, misalnya: Siapa ini ?
Kalimat “Siapa ini ?” dirasakan tidak sopan untuk ditanyakan kepada orang yang belum dikenal. Kalimat yang lebih sopan adalah : Dengan siapa saya berbicara?

ADAB PENERIMA TELEPON

Ketika telepon berdering kita angkat dan mengucapkan salam, menyebutkan nomor telepon, dan jati diri sehingga penelpon tidak mengira salah sambung.
Ucapkan “Maaf, anda salah sambung” bila ternyata penelpon salah alamat.
Menanyakan siapa yang akan diajak bicara dan apa keperluannya.
Bahasa dalam percakapan harus jelas, seperlunya saja, bersikap ramahdan hormat, tutur kata dan nada suara sopan, menyimak pembicaraan dengan baik.
Akhiri dengan ucapan terima kasih dan salam
ADAB PENELPON
Mengucapkan salam dan memperkenalkan diri serta menyampaikan maksudnya.
Menyampaikan siapa yang akan diajak bicara dan apa keperluannya.
Bahasa dalam percakapan harus jelas, seperlunya saja, bersikap ramahdan hormat, tutur kata dan nada suara sopan, menyimak pembicaraan dengan baik.
Akhiri dengan ucapan terima kasih dan salam
BAHASA BERTELEPON
Bahasa yang digunakan dalam telepon adalah bahasa yang efektif, artinya bahasa yang mampu menyampaikan informasi atau pesan yang dikomunikasikan, ringkas, jelas, dan tidak menimbulkan salah penafsiran.
Kalimat yang diucapkan penelpon hendaknya santun agar tidak menimbulkan perasaan negatif padsa diri penerima telepon.
EFEKTIF DAN SANTUN BERTELEPON
Kalimat efektif adalah kalimat yang mampu menyampaikan informasi pembicara dengan jelas dan mudah dipahami.
Perhatikan hal-hal berikut supaya bahasa kita efektif:
Sampaikan hal-hal yang penting saja
Jika menyampaikan penjelasan jangan terlalu panjang
Jangan mengulang-ulang kalimat dalam pembicaraan
Jangan menggunakan kalimat yang berbelit-belit
Jangan menggunakan kata yang menimbulkan banyak penafsiran
Agar bahasa kita santun, perhatikan hal berikut:
Jangan memaksa mitra bicara
Buatlah orang lain merasa senang
Rendahkan diri sendiri dan tinggikan orang lain

MENCERITAKAN TOKOH IDOLA

Identitas tokoh
Nama lengkap, nama panggilan, tempat dan tanggal lahir
Model rambut, warna kulit, status, kekhasan
Keunggulan
Prestasi yang telah diraih
Keistimewaan di bidang yang digeluti
Alasan mengidolakan
Alasan yang bersifat pribadi berdasarkan sisi yang disukai.

CITRAAN

Citraan yaitu daya bayang yang dihasilkan dari pengolahan kata-kata secara sungguh-sungguh
Citraan merupakan pengungkapan dalam puisi yang acuan maknanya bersifat inderawi.
Bayangan yang ditimbulkan atau dimilikisebuah kata disebut citra atau imaji
Citraan pada umumnya terdiri atas: citraan penglihatan, pendengaran, perasaan, dan gerak

MENULIS KREATIF PUISI AKROSTIK

Puisi akrostik, yaitu puisi yang huruf-huruf awal liriknya jika dibaca ke bawah menjadi kata. Kata tersebut biasanya berupa nama diri penulis, nama peristiwa, nama tempat, nama kota, dan lain-lain.
BUKU
Bagiku kau adalah segalanya
Untukmu aku bersedia meluangkan waktu
Kau adalah sumber segala ilmu
Untuk meraih cita-citaku
MENULIS PUISI KEINGINAN
Menulis puisi keinginan menuntut keaslian gagasan penulisnya dan sangat cocok dikerjakan secara kolaborasi (bekerja sama)
Teknik pelaksanaannya sebagai berikut:
Tulislah satu atau dua baris puisi!
Setiap baris selalu dimulai dengan aku ingin
Dalam setiap baris harus berisi: sebuah warna, seorang manusia, dan sebuah tempat
Kertas dikumpulkan pembimbing
Hasil akhir puisi merupakan puisi gabungan

MENULIS PUISI DENGAN DIKSI

“Pada tahap awal, menulislah dengan hati. Setelah itu, perbaiki tulisanmudengan pikiran. Kunci pertama dalam menulis bukan berpikir, melainkan mengungkapkan apa saja yang kamu rasakan,” kata William Forester dalam film Finding Forester yang dikutip Carmel Bird dalam buku Menulis dengan Emosi.
LANGKAH MENULIS PUISI
Jika kamu ingin menulis puisi, tulislah saja ide-ide yang kamu miliki. Setelah naskah selaesai kemudian perbaiki dengan cara mengganti diksi (pilihan kata) yang lebih baik.
Fungsi diksi adalah memberi kesan lebih kuat, memberi kesan indah, dan menjadikan puisi lebih menarik
MENULIS PUISI DENGAN RIMA
Rima adalah persamaan bunyi yang terdapat pada suku kata terakhir. Rima yang berulang-ulang akan terdengar indah dan musikal serta menggemakan suara.
Buatlah puisi dengan menggunakan rima yang kamu sukai.

About these ads